Rencana Tambah Uang Pembinaan,
Pemdes Ingin Karnaval 1 Syawal Tahun Depan Lebih Meriah
Sepit (sepit.desa.id) : Pemerintah Desa (Pemdes) Sepit berharap bisa menggelar karnaval 1 Syawal tahun depan lebih meriah lagi. Hal ini setelah sukses menggelar acara tahunan tersebut diikuti kontingen di semua kekadusan.
Ketua Panitia 1 Syawal Muhammad Sulhan Hadi menerangkan, partisipan tahun ini lebih bervariasi. Karena hampir semua kontingen membawa ikon karnaval yang berbeda. ”Semangat mereka ini harus kita pertahankan,” terangnya.
Gelaran karnaval 1 Syawal tahun ini diklaim sudah cukup meriah. Namun diakui Sulhan masih terdapat beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama bagaimana menertibkan petasan yang masih jadi pemicu keributan antar kontingen maupun masyarakat sekitar yang menonton. ”Ini masih sering terjadi, semoga ke depan ada solusi,” ungkapnya.
Orang Juga Melihat : Bumdes Siap Penuhi Kebutuhan Sapi Masyarakat
Lebih jauh, pria yang menjabat Sekretaris Desa ini ingin ke depan agar peserta lebih antusias. Salah satu caranya dengan menambahkan uang pembinaan yang diterima oleh masing-masing kontingen masjid dan musola. Ia juga berharap, tahun depan lebih banyak kreatifitas yang ditampilkan para peserta.
Perlu diketahui, beberapa tahun terakhir Pemdes memutuskan tidak melombakan karnaval 1 Syawal karena beberapa pertimbangan. Dan menggantinya dengan memberikan uang pembinaan kepada masing-masing kontingen. Untuk kontingen remaja masjid sebanyak Rp 1,5 juta. Sedangkan kontingen remaja musola sebanyak Rp 1 juta.
Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tahunan tersebut. Kata Hasmawadi, pawai karnaval 1 Syawal ini bisa menjadi wadah silaturrahmi sekaligus mencerminkan kekompakan dan kebersamaan masyarakat Desa Sepit.
”Ini bukan hanya sekadar pawai ini juga bagian dari syiar agama,” terangnya.
”Antusias peserta dan masyarakat sangat luar biasa. Terima kasih kepada semua yang terlibat,” tambahnya.
Baca Juga : Momen Bersejarah, KDMP Desa Sepit Jadi yang Pertama Gelar RAT di Lotim
Pantuan Warta Desa saat acara berlangsung penampilan semua kontingen luar biasa. Mulai dari kostum, ikon karnaval hingga kendaraan yang dipakai juga dihias dengan versi masing-masing. Bahkan terlihat juga beberapa kontingen membuat ikon karnaval sesuai dengan isu dunia yang sedang terjadi. Seperti replika pimpinan tertinggi Iran Ayatullah Ali Khameni, sampai dengan rudal Iran yang sedang viral. Ini menunjukkan kreatifitas masyarakat yang selalu ingin menampilkan yang terbaik. (*)
Yuk Isi Kuisoner Penilaian Kepuasan Masyarakat Untuk Pelayanan Pemerintah Desa Sepit, Klik Disini Untuk Mengisi.